Tampilkan postingan dengan label FAKTA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FAKTA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Februari 2014

RAJA AMPAT: EMPAT RAJA MILIK INDONESIA


Raungan mesin kapal kayu akhirnya berhenti dan perahu mulai merapat. Tak ada yang terdengar kecuali ombak kecil yang mendera sisi kapal dan perlahan-lahan melepaskannya. Burung-burung beterbangan dari ujung pohon kecil di salah satu pulau tak berpenghuni dan terpencil.
Raja Ampat atau 'Empat Raja' adalah nama yang diberikan untuk pulau-pulau ini. Sebuah nama yang berasal dari mitos lokal. Empat pulau utama yang dimaksud itu adalah Waigeo, Salawati, Batanta, Misool yang merupakan penghasil lukisan batu kuno.

BUNAKEN, PESONA MENJADI PUTRI DUYUNG



Pernahkah Anda  membayangkan menjadi putri duyung? Berenang bersama penghuni laut, bergerak mengikuti irama ombak? Di Taman Laut Bunaken  Anda akan menemukan “putri duyung” yang sebenarnya sekaligus melihat kekayaan laut Indonesia.  
Bunaken berada di Teluk Manado dengan luas 8,08 km², terletak di utara pulau Sulawesi, Indonesia. Bunaken merupakan bagian dari pemerintahan kota Manado, ibu kota Sulawesi Utara. Taman laut di sekitar Bunaken adalah bagian dari Taman Nasional yang juga termasuk laut sekitar pulau Manado Tua yaitu Siladen dan Mantehage.
Di dalam Taman Laut Bunaken, pengunjung dapat melihat berbagai kehidupan laut yang menakjubkan penuh warna-warni. Untuk mencapai taman laut ini, Anda dapat menggunakan perahu motor. Perjalanan dari Manado memakan waktu sekitar 40 menit. Biaya masuk adalah Rp 25.000,00/orang.
Perairan Laut Bunaken memungkinkan orang dapat dengan jelas melihat berbagai biota laut. Ada 13 jenis terumbu karang di taman laut ini yang didominasi oleh bebatuan laut. Pemandangan yang paling menarik adalah terumbu karang terjal vertikal yang menjulang ke bawah sedalam 25-50 meter.
Manjakan mata Anda dengan 91 jenis ikan yang ada di Taman Laut Bunaken, diantaranya merupakan ikan kuda gusimi lokal (Hippocampus), koi putih (Seriola rivoliana), lolosi ekor kuning (Lutjanus kasmira), goropa (spilotocepsep hinephelusdan hypselosoma Pseudanthias), nila gasi (Scolopsis bilineatus), dan lain-lain.
Penyelam juga bisa menemukan moluska seperti kima raksasa (Tridacna gigas), ikan kepala kambing (Cassis cornuta), nautilus (Nautilus pompillius), dan tunikates atau askidian.
Bagi Anda yang menyukai scuba diving maka tempat ini merupakan tempat yang paling baik. Terdapat sekitar 20 titik penyelaman, dimana para penyelam akan mendapat kesempatan berenang di dasar laut dengan beragam biota laut yang menakjubkan.
Pastikan Anda megunjungi Bunaken selama waktu terbaiknya yaitu antara bulan Mei hingga Agustus. Di bulan inilah Anda bisa menjelajahi keseluruhan taman laut yang indah ini.

PULAU SEMPU

Lupakan kenyamanan dunia modern saat memasuki kawasan hutan konservasi yang menyembunyikan sebuah laguna nan memukau di Jawa Timur. Kawasan terpencil yang tenar di kalangan wisatawan tersebut bernama Pulau Sempu. Lokasinya berada di pantai selatan Kabupaten Malang dan secara administratif masuk Desa Tambak Rejo Desa, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. 

Pulau Sempu berada tak jauh dari Pantai Sendang Biru. Dari Kota Malang, lokasinya  sekira 80 kilometer dan dari ibu kota Jawa TimurSurabaya jaraknya sekira 180 kilometer.  Pulau yang ditumbuhi pepohonan tropis seluas 877 hektar ini adalah cagar alam yang di kelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BBKSDA) dan Departemen Kehutanan Indonesia. Secara resmi tempat ini diakui sebagai cagar budaya sejak 1928 pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

SEGARA ANAK; SURGA SETELAH LELAH MENDAKI


Tak ada yang lebih membahagiakan selain menemukan surga kecil berwarna kebiruan setelah lelah mendaki gunung selama berjam-jam. Surga kecil itu bernama Danau Segara Anak; berada di lembah sisi barat Gunung Rinjani yang secara geografis terletak di Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

7 SURGA INDONESIA


Tak diragukan lagi bila berbicara mengenai keindahan alam yang ada di Indonesia. Bahkan, pulau Bali merupakan Pulau Surga yang telah dikenal sejak berpuluh-puluh tahun silam. Kini banyak tempat yang mulai dapat kita kunjungi dan menjadi incaran para pelancong dari mancanegara. Terletak di antara dua samudera dan dua benua, rangkaian lebih dari 17.000 (tujuh belas ribu) pulau besar dan kecil, di sepanjang lebih dari 5.000 km (lima ribu kilometer) itu, membuat Indonesia memiliki keragaman alam dan budaya yang sangat mengagumkan.
Berikut ini adalah 7 Surga Dunia Yang Tersembunyi Di Indonesia yang telah terangkum dalam UnikUnik Info.

20 FOTO LETUSAN GUNUNG TERDAHSYAT


Letusan gunung berapi tak hanya meninggalkan sebuah keburukan belaka. Di baliknya ada hal-hal yang sangat indah, terutama saat gunung itu meletus. Sejumlah fotografer handal berhasil mengabadikan keindahan momentum saat gunung-gunung memuntahkan isinya. Tentu saja, tak mudah mengambil obyek yang tepat, dan hanya fotografer yang handal yang bisa melakukannya. Kita mesti salut dengan fotografer yang demikian, karena mereka berhasil merekam jejak peristiwa itu detik per detik.
Nah, dari ratusan gunung berapi, berikut 20 foto letusan gunung berapi yang cukup dahsyat dan berhasil diabadikan oleh para fotografer profesional. Sayang, keterbatasan data, sehingga sulit menemukan mana foto-foto ini yang paling indah. Karena semuanya menampilkan momen-momen yang sangat luar biasa dan hanya orang-orang yang punya feeling pas untuk mengambil gambar itu.

11 PUNCAK GUNUNG TERINDAH DI INDONESIA

1. Gunung Rinjani

Gunung Rinjani adalah gunung yang berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung yang merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 m dpl ini merupakan gunung favorit bagi pendaki Indonesia karena keindahan pemandangannya. Gunung ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani yang memiliki luas sekitar 41.330 ha dan ini akan diusulkan penambahannya sehingga menjadi 76.000 ha ke arah barat dan timur.

Minggu, 12 Januari 2014

KRAKATAU, PRIMADONA WISATA DI SELAT SUNDA


Gunung Krakatau memiliki sejarah yang kelam karena letusannya yang luar biasa dahsyat. Tetapi Krakatau kini menjadi salah satu primadona wisata di Selat Sunda. Tahun 1883, salah satu gunung api teraktif di dunia yakni Krakatau memuntahkan laharnya.
www.belantaraindonesia.org

Letusan Krakatau berpengaruh terhadap perubahan iklim di berbagai belahan dunia, konon debu vulkanisnya bahkan sampai Benua Amerika. Letusan tersebut kemudian terkenal sebagai salah satu yang terdahsyat di dunia.

Rabu, 08 Januari 2014

KEJAYAAN PETUALANG ALAM PUTRI INDONESIA 1987-1997


Sebelum badai krisis menerpa Indonesia, dunia petualangan putri kita sempat ramai. Pertengahan delapan puluhan sampai pertengahan 90 - an menjadi masa emas ekspedisi khusus putri Indonesia. Pemberitaan yang cukup sering di masa itu mengangkat nama - nama figur petualang - alam putri dalam beragam kisah fenomenal.

Antara lain, Karina Arifin, Ita Budi, Dwi Astuti, Aryati, Jonetje Wambaruw, Diah Bisono, Clara Sumarwati, Lala, Amalia Yunita, Heni Juhaeni, dan Vreytha C. Ilvia. Pada 1987, parapetualang putri Indonesia berhasil menjejak Puncak Imja Tse ( Island Peak ) setinggi 6169 meter di Himalaya, Nepal. Boleh dibilang inilah tim petualang putri Indonesia pertama yang go international.

Berikutnya, 17 Maret 1988, tim putri Aranyacala Trisakti Jakarta bikin kejutan. Mereka sukses memanjat Tower III Gunung Parang, Purwakarta. Waktu itu, terpilih tujuh pemanjat putri yang memenuhi syarat sebagai anggota inti ekspedisi. Sebut saja, Teja Sari, Amalia Yunita, Vreytha C. Ilvia, Elisa, Rinto Widya Prasti, Laksmiana S dan Emma Alvita Bukit.

Dalam waktu 18 hari mereka berhasil menuntaskan ”Ekspedisi Putri Parang Aranyacala 1988”. Usai sukses meraih puncak Imja Tse, pendaki putri Indonesia kembali menggeliat. Kali ini sasarannya tak tanggung-tanggung: 5 puncak tertinggi di 5 negara Eropa. Bila dirinci: Mont Blanc ( 4.807m, Perancis ), Grand Paradiso ( 4.601 m, Italia ), Monterosa ( 4.634 m, Swiss ), Grossgiockner ( 3.978 m, Austria ) dan Zugsptee ( 2.964 m, Jerman Barat ). Ekspedisi yang digelar pada 1.989 itu diberi tajuk ”Ekspedisi Wanita Alpen Indonesia”. Tim pendaki dibagi menjadi dua kelompok. Regu I bertugas meraih puncak Grossgiockner dan Grand Paradiso. Regu II mendaki Zugsptee dan puncak Dufourspitz – titik tertinggi dari sepuluh puncak Monterosa.

Lalu kedua regu bersama - sama mendaki Mont Blanc. Di tahun yang sama, adaEkspedisi Putri Lipstick Aranyacala di Bambapuang, Sulawesi Selatan. Sayang, sebelum puncak tergapai telah terjadi musibah - Ali Irfan Batubara, fotografer tim, tewas tergelincir dari ketinggian. Tahun 1990 ada dua ekspedisi yang berdekatan, pertamaEkspedisi Chulu West Putri Patria Indonesia dan Ekspedisi Annapurna Putri Patria Indonesia,” ujar Dwi Astuti – petualang putri senior yang menjadi anggota Trupala dan Pataga Universitas 17 Agustus Jakarta. Ekspedisi ke Annapurna berhasil mengantarkan Aryati menjadi wanita Asia pertama yang berhasil meraih Puncak Annapurna IV, Himalaya ( 7525 meter ).

Ekspedisi putri terus bergulir. Pada 1991, Tim Srikandi dari Tim Panjat Tebing Yogyakarta ( 6 orang ) membuat jalur di Bukit Tanggul, Tulung Agung, Jawa Timur. Prestasi luar negeri ditorehkan di Puncak Tebing Cima Ovest, Lavaredo, Italia. Ekspedisi Pemanjat Putri Indonesia itu berhasil membuat rute baru yang dinamai Jalur Putri Indonesia. Dalam tim ini ada delapan pemanjat: Aik, Erna, Endang, Henny, Wiona, Rina, Itut dan Nonie. Ketua ekpedisi berada di tangan Lisa ( FEUSAKTI Jakarta ) dan Iyel sebagai technical advisor ( Aranyacala USAKTI Jakarta ).Tahun 1992, putri - putri dari Aranyacala USAKTI Jakarta kembali buat ekspedisi.

Dengan bendera Ekspedisi Putri Trisakti-Indonesia, mereka sukses di bumi Amerika. Hebatnya, ekspedisi ini merupakan gabungan dari empat kegiatan: arung jeram, penelusuran gua, pendakian gua dan panjat tebing. Ada juga ekspedisi Putri Khatulistiwa Tim Panjat Tebing Yogyakarta memanjat dinding utara Bukit Kelam, Sintang, Kalimantan Barat. Jonetje Wambaruw tersenyum lega saat menjejakkan kaki di puncak Aconcagua, Argentina ( 6.960 meter ). Bersama Aryati, Lala dan Clara Sumarwati, ia mendaki titik tertinggi di Amerika Selatan itu pada Januari 1993.

Tahun selanjutnya, ada Ekspedisi Putri Trisakti ke Afrika. Format petualangan Kartini - kartini muda asal Aranyacala itu sama dengan ekspedisi ke Amerika. Amalia Yunita bergabung bersama Herawati Rambe, Dini Pusianawati, Tejasari, Daisy Harsa dan Nova Novianti dalam tim Arung Jeram di Sungai Zambezi, yang melintang di dua negara Zimbabwe dan Zaire.

Pada tim penelusuran gua, ada Lis Isniati, Eva Sophia Asmara dan Lyra Ramdhoni. Sedang panjat tebing: Maya Sari Arienty, Eva Maria dan Susi Susilowati dan terakhir tim pendakian gunung: Dewi Ratnasari. Konon, ekspedisi ini menelan biaya sekitar 400 juta rupiah. Sempat vakum beberapa tahun, dunia petualangan dikejutkan dengan keberhasilan Clara Sumarwati meraih Puncak Everest pada 1996.

Clara Sumarwati

Sayangnya, keberhasilan Clara menjadi kontroversi lantaran ia gagal menunjukkan foto di puncak tertinggi dunia itu. Pada 1997, Ekspedisi Putri Mapala UI merampungkan pemanjatan Bambapuang di Sulawesi Selatan. Tercatat lima pemanjat dalam tim ini: Andi Purnomowati, Maya, Nadira, Dian, dan Ita. Badai krisis datang, kisah petualangan putri kita makin meredup. Mereka tak dapat membuat tim khusus putri gara-gara harus terbentur segepok perkara. Ujung - ujungnya, memang masalah dana. Kapan ya semangat Kartini berkobar lagi di arena petualangan kita?

sumber : http://www.belantaraindonesia.org

HUTAN RAKYAT

Hutan rakyat adalah hutan-hutan yang dibangun dan dikelola oleh rakyat, kebanyakan berada di atas tanah milik atau tanah adat; meskipun ada pula yang berada di atas tanah negara atau kawasan hutan negara.

Secara teknik, hutan-hutan rakyat ini pada umumnya berbentuk wanatani; yakni campuran antara pohon-pohonan dengan jenis-jenis tanaman bukan pohon. Baik berupa wanatani sederhana, ataupun wanatani kompleks (agroforest) yang sangat mirip strukturnya dengan hutan alam.

Macam Hutan Rakyat

Ada beberapa macam hutan rakyat menurut status tanahnya. Di antaranya:

1. Hutan milik, yakni hutan rakyat yang dibangun di atas tanah-tanah milik. Ini adalah model hutan rakyat yang paling umum, terutama di Pulau Jawa. Luasnya bervariasi, mulai dari seperempat hektare atau kurang, sampai sedemikian luas sehingga bisa menutupi seluruh desa dan bahkan melebihinya.
2. Hutan adat, atau dalam bentuk lain: hutan desa, adalah hutan-hutan rakyat yang dibangun di atas tanah komunal; biasanya juga dikelola untuk tujuan-tujuan bersama atau untuk kepentingan komunitas setempat.
3. Hutan kemasyarakatan (HKm), adalah hutan rakyat yang dibangun di atas lahan-lahan milik negara, khususnya di atas kawasan hutan negara. Dalam hal ini, hak pengelolaan atas bidang kawasan hutan itu diberikan kepada sekelompok warga masyarakat; biasanya berbentuk kelompok tani hutan atau koperasi. Model HKm jarang disebut sebagai hutan rakyat, dan umumnya dianggap terpisah.

Namun kini ada pula bentuk-bentuk peralihan atau gabungan. Yakni model-model pengelolaan hutan secara bermitra, misalnya antara perusahaan-perusahaan kehutanan (Perhutani, HPH, HPHTI) dengan warga masyarakat sekitar; atau juga antara pengusaha-pengusaha perkebunan dengan petani di sekitarnya. Model semacam ini, contohnya PHBM (Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat), biasanya juga tidak digolongkan sebagai hutan rakyat; terutama karena dominasi kepentingan pengusaha.

Hutan rakyat zaman sekarang telah banyak yang dikelola dengan orientasi komersial, untuk memenuhi kebutuhan pasar komoditas hasil hutan. Tidak seperti pada masa lampau, utamanya sebelum tahun 1980an, di mana kebanyakan hutan rakyat berorientasi subsisten, untuk memenuhi kebutuhan rumahtangga petani sendiri.

Pengelolaan hutan rakyat secara komersial telah dimulai semenjak beberapa ratus tahun yang silam, terutama dari wilayah-wilayah di luar Jawa. Hutan-hutan --atau tepatnya, kebun-kebun rakyat dalam rupa hutan-- ini menghasilkan aneka komoditas perdagangan dengan nilai yang beraneka ragam. Terutama hasil-hasil hutan non-kayu (HHNK). Bermacam-macam jenis getah dan resin, buah-buahan, kulit kayu dan lain-lain. Bahkan kemungkinan aneka rempah-rempah yang menarik kedatangan bangsa-bangsa Eropah ke Nusantara, sebagian besarnya dihasilkan oleh hutan-hutan rakyat ini.

Belakangan ini hutan-hutan rakyat juga dikenal sebagai penghasil kayu yang handal. Sebetulnya, semua jenis hutan rakyat juga menghasilkan kayu. Akan tetapi pada masa lalu perdagangan kayu ini ‘terlarang’ bagi rakyat jelata. Kayu mulai menjadi komoditas diperkirakan semenjak zaman VOC, yakni pada saat kayu-kayu jati dari Jawa diperlukan untuk membangun kapal-kapal samudera dan benteng-benteng bagi kepentingan perang dan perdagangan. Pada saat itu kayu jati dikuasai dan dimonopoli oleh VOC dan raja-raja Jawa. Rakyat jelata terlarang untuk memperdagangkannya, meski tenaganya diperas untuk menebang dan mengangkut kayu-kayu ini untuk keperluan raja dan VOC.

Monopoli kayu oleh penguasa ini dilanjutkan hingga pada masa kemerdekaan. Di Jawa, hingga saat ini petani masih diharuskan memiliki semacam surat pas, surat izin menebang kayu dan surat izin mengangkut kayu; terutama jika kayu yang ditebang atau diangkut adalah jenis yang juga ditanam oleh Perum Perhutani. Misalnya jati, mahoni, sonokeling, pinus dan beberapa jenis lainnya. Di luar Jawa, setali tiga uang. Hak untuk memperdagangkan kayu sampai beberapa tahun yang lalu masih terbatas dipunyai oleh HPH-HPH, sebagai perpanjangan tangan negara.


sumber : http://wanabakti-ponorogo.blogspot.com

JALUR RESMI GUNUNG RINJANI



Jalur resmi pendakian Gunung Rinjani ini untuk memudahkan para pendaki yang ingin menuju gunung Rinjani di Lombok Nusa Tenggara Barat. Gunung Rinjani dengan ketinggian 3.726 mdpl adalah gunung yang selama ini sering menjadi tujuan utama para pendaki lokal maupun internasional karena tingkat keindahannya memang di atas rata - rata dengan adanya Danau Segara Anak di kawasan puncaknya.



Ada beberapa jalur resmi dan utama yang sering di gunakan oleh pendaki Rinjani. Berikut ini jalur - jalurnya.

1. JALUR SENARU

Jalur pendakian Senaru merupakan jalur pendakian paling ramai, hal ini disebabkan selain sebagai jalur wisata treking juga kerap dipergunakan sebagai jalur pendakian oleh masyarakat adat yang akan melakukan ritual adat / keagamaan di puncak Rinjani atau Danau Segara Anak. Pusat Pendakian Terpadu ( Rinjani Trek Centre ) Senaru.



Rute pendakian yaitu Senaru - Pelawangan Senaru - Danau Segara Anak dengan berjalan kaki memakan waktu ± 10 - 12 jam melalui trail wisata yang berada dalam hutan primer dan sepanjang jalan trail telah disediakan sarana peristirahatan pada setiap pos. Dari pintu gerbang Senaru sampai Danau Segara Anak terdapat tiga pos. Sepanjang jalan trail pengunjung dapat menikmati keindahan hutan belantara dan bebatuan yang menakjubkan.

Untuk memperoleh informasi mengenai pendakian Gunung Rinjani telah disediakan Pusat Pendakian Terpadu ( Rinjani Trek Centre ) atas kerjasama Balai Taman Nasional Gunung Rinjani dengan NZAID ( New Zealand Asistance International Development ), Dari Danau Segara Anak bila anda ingin melanjutkan perjalan ke Puncak Gunung Rnjani anda harus menuju ke pelawangan sembalun yang membutuhkan waktu ± 4 Jam, dari pelawangan sembalun ke Puncak Rinjani membutuhkan waktu 4 - 5 Jam.

Pendakian ke puncak umumnya dilakukan pada pukul 2 dinihari, ini dimaksudkan agar pada pagi harinya dapat menikmati matahari terbit ( Sunrise ) dari Puncak Gunung Rinjani serta dapat menikmati pemandangan seluruh pulau Lombok bahkan pulau Bali apabila cuaca cerah.

- Mataram - Senaru ( ± 3 - 4 Jam Kendaraan Umum )
- Senaru - Danau Segara Anak ( ± 7 - 10 Jam Jalan Kaki )
- Danau Segara Anak - Pelawangan Sembalun ( ± 4 Jam Jalan Kaki )
- Pelawangan Sembalun - Puncak Rinjani ( ± 2 - 3 Jam Jalan Kaki )


2. JALUR SEMBALUN

Jalur Sembalun merupakan jalur yang ramai dilalui oleh pengunjung terutama oleh para penggemar treking. Rute yang dilalui adalah gerbang sembalun lawang - pelawangan sembalun - puncak rinjani memakan waktu 9 - 10 jam. Jalur ini sangat dramatis dan mengesankan trail wisata yang anda lalui merupakan padang savana dan punggung gunung yang berliku - liku dengan jurang disebelah kiri dan kanan jalur.



Dibandingkan jalur Senaru, jalur pendakian ini tidak terlalu curam, namun karena didominasi oleh padang savana menjadikan perjalanan anda bermandikan peluh oleh teriknya matahari yang menyengat, namun semua itu akan sirna saat anda dibuat terpana oleh indahnya pemandangan padang dan hutan yang luas sepanjang lembah - lembah nan hijau disebelah timur Gunung Rinjani, bahkan mata anda akan dimanjakan oleh indahnya selat Alas dan Pulau Sumbawa di kejauhan.

Setelah tiba di puncak Rinjani anda bisa beristirahat sejenak sembari menikmati panorama alam dan berbangga diri telah menginjakkan kaki disalah satu kaki langit di Indonesia serta menimbulkan rasa kekaguman akan ciptaan Tuhan.

- Mataram - Sembalun ( ± 4 - 5 jam kendaraan umum )
- Sembalun Lawang - Puncak Gunung Rinjani ( ± 7 Jam Jalan Kaki )
- Sembalun Lawang - Danau Segara Anak ( ± 2 - 3 Jam Jalan Kaki )

3. JALUR TOREAN

Sepanjang jalur ini, dari Desa Torean menuju kali Tiu ( batas TNGR ) yang merupakan Pos I pendakian dapat dijumpai ladang, padang pengembalaan, perkebunan dan merupakan kawasan Hutan Produksi. Kemiringan 20 - 45% jarak desa Torean dengan batas TNGR ( Pos I ) ± Km 5,00 Km dengan kemiringan ±10 - 30%.



Flora yang dapat dijumpai yakni: Bajur, Klokos Udang, Rotan Hutan, Bangsal, Lengsir, Jambu, Bunut, Blimbing Hutan, Juwet, Paku - pakuan, Ketimunan, Rajumas, Tapan Dawa. Sedangkan Fauna yang dapat dijumpai yakni: beberapa jenis burung ( perkici, Daweuh, Kecial, Srigunting ).

Jarak dari Pos III Torean menuju ke Plawangan Torean ± 3,50 Km dengan kemiringan ± 30 - 40%, sepanjang perjalanan kita akan berada dalam apitan 2 buah gunung dan kita juga dapat menikmati aliran sungai ( Kokok ) Putih.

- Mataram - Torean ( ± 4 - 5 Jam Kendaraan Umum )
- Torean - Danau Segara Anak ( ± 8 - 9 Jam Jalan Kaki )

Rabu, 27 November 2013

MISTERI PEGUNUNGAN JAYA WIJAYA



BAGI pendaki gunung, mendaki jajaran Pegunungan Jayawijaya adalah sebuah impian. Betapa tidak, pada salah satu puncak pegunungan itu terdapat titik tertinggi di Indonesia, yakni Carstensz Pyramide dengan ketinggian 4.884 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Jangan heran jika pendaki gunung papan atas kelas dunia selalu berlomba untuk mendaki salah satu titik yang masuk dalam deretan tujuh puncak benua tersebut. Apalagi dengan keberadaan salju abadi yang selalu menyelimuti puncak itu, membuat hasrat kian menggebu untuk menggapainya.
Tetapi, siapa yang menyangka jika puncak bersalju itu dahulunya adalah bagian dari dasar lautan yang sangat dalam!

TUJUH MAHASISWA YOGJA TAKLUKAN PUNCAK JAYA WIJAYA


Sleman, JOGJA TV | Tujuh mahasiswa Institut Pertanian –Instiper- Yogyakarta berhasil menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia, puncak Jaya Wijaya . Tujuan ekspedisi Papua ini bukan semata-mata berpetualang namun membawa misi sosial untuk menjadikan kehidupan masyarakat setempat lebih baik, demikian diungkapkan Ketua Umum Ekspedisi Papua, Anton Yusnadi dalam dialog Teras Jogja, senin (27/5).
Tanah Papua sengaja dipilih sebagai tujuan ekspedisi karena pulau ini memiliki puncak gunung Jaya Wijaya bernama Cartensz Pyramid dengan tinggi 4884 dpl. Puncak Cartensz merupakan satu dari tujuh puncak gunung di dunia yang mempunyai karakter dan kesulitan tersendiri.

Kamis, 21 November 2013

FAKTA GUNUNG KELUD

Kekeramatan Gunung Kelud Kediri, Ritual Sesaji Sarana Raih Wangsit

Gunung Kelud merupakan salah satu tujuan wisata di Jatim yang cukup tersohor. Di balik keistimewaan tersebut, Gunung Kelud diselimuti kabut misteri terkait keberadaan gunung berpuncak strato ini.
RITUAL sesaji Gunung Kelud taklepas dari sejarah yang terjadi pada masa Kerajaan Kadiri. Pada saat itu, putri Raja Kadiri, yaitu Dewi Kilisuci dilamar oleh 2 raja yang bukan dari bangsa manusia, Lembu Suro dan Mahesa Suro.
Namun dengan segala tipu dayanya, Dewi Kilisuci berhasil menghindari pinangan dari kedua raja tersebut. Atas kegagalan dan tipu daya Dewi Kilisuci itulah, Lembu Suro, salah satu raja yang tertipu, sempat mengucapkan kutukan kepada orang Kadiri. “Yoh wong Kadiri, mbesuk bakal pethuk piwalesku sing makaping kaping, yoiku Kadiri bakal dadi kali, Blitar dadi latar, Tulungagung bakal dadi Kedung. (Ya, orang Kadiri besok akan mendapatkan balasanku yang sangat besar. Kadiri bakal jadi sungai, Blitar akan jadi daratan, dan Tulungagung menjadi danau,” kutukan dari Lembu Suro pada saat tertipu oleh Dewi Kilisuci.

FAKTA GUNUNG BROMO

 gunung bromo

Gunung Bromo yang berada di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sudah menjadi tempat wisata Indonesia yang terkenal di dunia mancanegara. Pada saat Anda sedang mengunjungi daerah Jawa Timur, sempatkanlah diri untuk mengunjungi gunung api yang berpanorama indah ini. Gunung Bromo mempunyai keunikan dengan pasir laut seluas 5.250 Ha di ketinggian yang mencapai 2.392 meter di bawah permukaan laut. Di Gunung Bromo, kita dapat berolahraga dengan mendaki gunung dan berkuda. Tentu saja sambil menikmati keindahan matahari terbit dan terbenamnya, yang dapat menjadikan pengalaman baru yang seru dan menyejukkan hati ketika melihatnya secara langsung.