Misteri Di Gunung Semeru. Gunung yang selama ini menjadi dambaan
para penggiat alam bebas pendakian gunung. Bagi para pendaki gunung,
Semeru memang menjadi salah satu impian. Pendaki gunung pastinya ingin
menggapai di salah satu puncak tertinggi di Indonesia, dan salah satunya
adalah puncak Mahameru Gunung Semeru.
Tetapi, di antara para pengagum Semeru dan pendakinya, apakah ini karena misteri yang terkandung didalamnya ataukah hanya sekedar menikmati keindahan alamnya yang memang luar biasa.
Misteri gunung Semeru tak ubahnya juga seperti misteri
gunung - gunung lain di Pulau Jawa. Seperti misteri gunung Merapi di Jawa
Tengah, misteri gunung Lawu, misteri gunung Bromo, misteri Gunung
Slamet. Dan hampir semua Gunung memiki misterinya sendiri - sendiri.
Misteri ini melegenda dan menjadi kisah rakyat yang diceritakan secara
turun temurun.
Gunung Semeru yang memiliki tinggi 3.676 meter di atas permukaan
laut merupakan gunung api tertinggi di Pulau Jawa. Semeru
menyuguhkan keindahan alam dan menyimpan aneka misteri gaib. Meski
akhir - akhir ini Gunung Semeru sering mengeluarkan lahar dingin,
hujan abu dan lelehan lahar yang turun dari bibir kawah yang bernama
Kawah Jonggring Saloka, namun hal tersebut tidak membuat warga takut.
Sebab mereka yakin, jika gunung meletus, 'penguasa' yang ada di gunung
tersebut akan menyampaikan tanda - tanda yang tidak mampu dinalar oleh
manusia biasa. Dan yang bisa menangkap tanda - tanda tersebut hanya satu
orang, yakni Mbah Dipo yang dipercaya sebagai 'juru kunci' Mahameru,
nama puncak Semeru.
Mbah Dipo mirip Mbah Maridjan, 'juru kunci' Gunung
Merapi. Mbah Dipo tinggal di Dusun Kamar A, daerah yang sangat rawan
apabila Semeru benar - benar meletus dan mengeluarkan lahar panas yang
melintas di Sungai Curah Kobokan dan Sungai Lengkong.
Namun sayangnya mereka kini tak punya lagi seorang juru kunci seperti
Mbah Dipo. Mbah Dipo telah meninggal dunia beberapa tahun lalu.
"Beberapa tahun lalu sebelum Mbah Dipo meninggal, saya sempat bertemu
beliau. Beliau mengatakan tidak akan pernah terjadi apa - apa semasih ada
saya, tapi sayang sekarang Mbah Dipo sudah meninggal," kata Suwandi
( 55 ), warga Dusun Curah Kobokan, Lumajang.
Seandainya Semeru benar - benar meletus hanya satu pesan Mbah Dipo yang diingat Suwandi hingga kini.
"Jangan pernah lari ke arah Desa Gunung Sawur tapi larilah menuju ke
arah sungai.Tapi kita sebagai manusia semuanya kita kembalikan lagi
kepada Yang Di Atas," kata Suwardi. Konon puncak Mahameru diyakini
sebagai tempat suci, tepatnya istana para dewa. Warga yang tinggal di
lereng Semeru mupun pendaki gunung itu percaya roh para Dewa masih setia
menjaga Mahameru.
Hantu Cantik
Yang juga menarik adalah pengakuan para
pendaki gunung yang melihat sesuatu yang aneh di malam hari. Mereka
mengaku melihat cahaya berwarna oranye di tengah Danau Ranu Kumbolo yang
berubah wujud menjadi sesosok hantu wanita cantik.
Selain itu di danau tersebut juga terdapat banyak ikan mas yang tidak
diketahui asal muasalnya, tiba - tiba saja ada. Diyakini ikan - ikan
tersebut adalah jelmaan dari hantu wanita cantik serta para
dayang - dayangnya.
Haram hukumnya bagi warga sekitar Mahameru maupun para pendaki untuk
memancing ikan mas di sana. Percaya atau tidak, yang jelas cerita mistis
itu masih hidup hingga kini di tengah kecantikan Semeru.
Semeru adalah gunung tertinggi di tanah Jawa. Letaknya berada di
Propinsi Jawa Timur. Bersanding dengan Bromo dan Arjuno, meski tak
sedekat hubungan Sindoro - Sumbing atau Merapi - Merbabu di Jawa Tengah.
Mahameru adalah sebutan untuk Puncak Semeru. Gunung berketinggian 3676
meter di atas permukaan laut ini memiliki banyak kisah yang mampu
menarik perhatian para pendaki. Sosok Soe Hok Gie, tokoh tahun 70 - an
pun memiliki hubungan dengan gunung Semeru. Di tempat inilah, Gie
harus menghembuskan nafas yang terakhirnya.
Untuk naik ke gunung ini, salah satu jalur yang banyak ditempuh adalah
melalui kota Malang. Dari kota Apel ini, pendakian ke Gunung Mahameru
berawal dari sebuah daerah bernama Ranu Pani. Di Ranu Pani ini, banyak
pendaki mulai menentukan waktu untuk mengawali pendakian.
Dari Ranu Pani, perjalanan setengah hari menuju daerah bernama Ranu
Kumbolo. Di lokasi ini, terdapat danau sehingga di tempat ini para
pendaki sering menghabiskan malam untuk beristrirahat dan menikmati
keindahan danau di atas ketinggian.
Misteri Arcopodo
Perjalanan dari Ranu Kumbolo, para pendaki akan dipertemukan dengan
daerah yang ditumbuhi hutan lebat. Dari sinilah, banyak kisah yang
bernuansa mistik terjadi. Konon banyak yang menyebut kawasan hutan
tersebut adalah hutan yang mistis. Sebab, tak jarang pendaki tersesat di
hutan tersebut meski sudah berulang kali mendaki Gunung Mahameru.
Orang Jawa mengatakan, “oyot kesimpar”. Artinya, seseorang akan dibuat
linglung dan hanya berputar - putar di jalan yang itu - itu saja selama
waktu yang panjang. Di kawasan ini, para pendaki harus memperbanyak do’a
kepada Sang Pencipta dan mengurangi sikap sombong dan bercanda yang
kurang perlu.
Selepas hutan, akan bertemu sebuah dataran lapang yang menyimpan banyak
misteri. Inilah yang dinamakan Arcopodo. Artinya adalah arca kembar.
Dalam legenda Mahameru, diceritakan bahwa di tempat tersebut terdapat
dua buah arca yang berdiri kembar. Pendirinya adalah prajurit dari jaman
kerajaan Majapahit.
Hanya, keberadaan arca tersebut tidak bisa dilihat oleh sembarang orang.
Hanya orang yang memiliki “kelebihan” saja yang bisa mengetahui
keberadaan arca kembar tersebut. Dan yang melihatnya pun, masing - masing
memiliki beragam versi terkait wujud arca kembar tersebut.
Ada yang berkata bahwa arca tersebut sebesar anak kecil. Namun ada juga
yang mengatakan bahwa arca tersebut sangat besar sehingga bisa terlihat
dari jauh, seperti dari Ranu Kumbolo. Selain itu, bagi orang biasa yang
“terpilih” pun, pada akhirnya bisa menyaksikan keberadaan arca tersebut.
Dan Arcopodo adalah akhir pos pendakian sebelum seseorang mencapai
puncak Semeru. Puncak Mahameru, tempat tertinggi di tanah Jawa.
SEMOGA BERMANFAAT!^^
sumber : http://www.belantaraindonesia.org
Kamis, 21 November 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar